Get DailyPOS App Play Store
Get DailyPOS App Coming Soon!
Advertisement

Ketua KNPI Pematangsiantar : Demo di KPK Diduga Bergeser ke Ranah Politik

R Penulis : Redaksi Dailypos Redaksi   |   R Editor : Redaksi Redaksi
10 Juni 2026 | 15:26 WIB
Ketua KNPI Pematangsiantar : Demo di KPK Diduga Bergeser ke Ranah Politik
Pematangsiantar, Dailypos– Ketua terpilih Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Pematangsiantar, Arif Harahap, angkat bicara terkait aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah orang di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.   Dalam aksi itu, para pendemo menyuarakan tuntutan terhadap Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, serta sejumlah pihak lainnya.   Menurut Arif, aksi demonstrasi tersebut diduga kuat telah mengalami pergeseran dari ranah hukum ke bidang politik yang cenderung tendensius.   "Kami dari KNPI Pematangsiantar menanggapi aksi demo yang baru terjadi di KPK, adanya indikasi kuat bahwa persoalan ini bergeser dari ranah hukum ke politik yang tendensius," ujar Arif dalam forum Rakyat Siantar Bicara, Rabu (10/6/2026).   Meski demikian, Arif menegaskan bahwa pihaknya tetap menghormati hak menyampaikan pendapat di muka umum, karena merupakan hak konstitusional warga negara yang diatur dalam undang-undang.   "Kita menghargai aksi menyatakan pendapat di muka umum karena diatur dalam UU," tuturnya.   Lebih lanjut, Arif mempertanyakan latar belakang para peserta aksi. Ia menduga bahwa para pendemo bukanlah warga asli Pematangsiantar, melainkan pihak-pihak yang berkaitan dengan oknum politisi di Pematangsiantar.   Di akhir pernyataannya, Arif mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Pematangsiantar untuk bersama-sama menjaga kondusivitas.   "Mengajak seluruh lapisan masyarakat, untuk sama-sama menjaga kondusifitas Kota Pematangsiantar," tutur Arif.   Forum Rakyat Siantar Bicara, mengusung tema "Siantar Adalah Kita, Bukan Mereka" dan diselenggarakan di Dano Cafe, Jalan Sibolga, Pematangsiantar dihadiri berbagai organisasi kepemudaan, Rabu (20/9/2026).      
Advertisement

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.