Get DailyPOS App Play Store
Get DailyPOS App Coming Soon!
Advertisement

EK-LMND Soroti Kecenderungan Sekda Hadapi Massa:"Rakyat Butuh Pertanggungjawaban, Bukan Sekedar Perwakilan"

T Penulis : Tim Redaksi Tim   |   G Editor : Godfrit Freddy Sianturi Godfrit
30 Agustus 2026 | 20:36 WIB
EK-LMND Soroti Kecenderungan Sekda Hadapi Massa:"Rakyat Butuh Pertanggungjawaban, Bukan Sekedar Perwakilan"
Yuda sedang berorasi dikantor Walikota Pematangsiantar. (Foto: Istimewa)

“Demokrasi bukan hanya bagaimana pemerintah hadir dalam acara yang sudah diagendakan. Demokrasi juga menyangkut bagaimana pemerintah merespons kritik. Kepala daerah tidak harus menerima tuntutan rakyat, tetapi harus mampu memberikan jawaban yang dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Minta Pemko Buka Data

EK-LMND meminta Pemerintah Kota Pematangsiantar membuka informasi yang dapat diakses publik mengenai proses penyelesaian persoalan Gurilla dan hasil pengawasan lingkungan di Tomuan.

Advertisement

Khusus persoalan Tomuan, EK-LMND meminta pemerintah membuka dokumen atau informasi hasil pengujian yang dapat diberikan kepada publik sesuai ketentuan keterbukaan informasi.

“Kalau hasil pengujian memang sesuai standar, tidak ada alasan bagi pemerintah untuk takut pada data. Justru data itulah yang akan menjawab masyarakat. Tetapi kalau ada parameter yang belum diuji atau ada kondisi tertentu yang belum terwakili dalam pengujian, katakan juga. Jangan membuat masyarakat berhadapan dengan kesimpulan yang tidak bisa mereka periksa,” ujar Yuda.

Untuk Gurilla, EK-LMND meminta pemerintah menjelaskan perkembangan konkret yang telah dicapai serta posisi Pemerintah Kota dalam proses penyelesaian konflik.

Advertisement

“Jangan hanya mengatakan sudah koordinasi. Jelaskan dengan siapa, hasilnya apa, tindak lanjutnya apa dan posisi masyarakat sekarang bagaimana,” katanya.

EK-LMND menilai kritik terhadap Pemerintah Kota Pematangsiantar tidak boleh dipahami sebagai upaya untuk menolak seluruh kerja pemerintahan.

“Yang kami tuntut bukan pemerintah berhenti bekerja. Justru sebaliknya, kami meminta setiap kerja pemerintah dapat dipertanggungjawabkan kepada rakyat,” kata Yuda.

Advertisement

Ia mengatakan persoalan Gurilla dan Tomuan merupakan contoh bahwa keberhasilan pemerintahan harus diukur secara lebih konkret.

“Rakyat tidak hanya membutuhkan pemerintah yang mengatakan sudah bekerja. Rakyat membutuhkan kepastian mengenai apa yang berubah setelah pemerintah bekerja,” ujarnya.

Yuda menegaskan EK-LMND akan terus mengawal persoalan tersebut melalui kajian, advokasi, kontrol sosial dan mekanisme demokratis.

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.