Get DailyPOS App
Play Store
Panen Perdana Tanaman Tomat Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas II A Pematangsiantar
DAILYPOS - Simalungun | Dalam rangka menuju kemandirian, Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pematangsiantar melaksanakan panen perdana tanaman tomat, Jumat (03/06/2022) sekitar pukul 14.00 WIB di Pamatang Raya, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara.
Kegiatan ini merupakan hasil jerih payah 14 warga binaan pada unit pertanian Lapas Narkotika Kelas II A Pematangsiantar.
Dalam panen perdana kali ini dihasilkan 200 Kilogram Tomat segar.
[caption id="attachment_732" align="alignnone" width="603"]
Hasil Panen Tomat Warga Binaan (Photo/ Int)[/caption]
Kalapas Narkotika Kelas II A Pematangsiantar, Sopian, mengatakan kegiatan ini sengaja membekali para warga binaan cara bercocok tanam. Mengingat wilayah Sumatera Utara khususnya Kabupaten Simalungun, pertanian merupakan komoditas utama dan menjadi salah satu andalan.
”Program Kemandirian ini sengaja kita berikan kepada warga binaan dengan tujuan memberikan bekal kepada warga binaan agar kelak setelah kembali kemasyarakat dapat memiliki pengetahuan tentang cara bercocok tanam yang baik,” kata Sopian.
Dengan membekali cara bercocok tanam, nantinya para warga binaan dapat mengembangkan kemampuannya khususnya dibidang pertanian agar bisa lebih produktif dan menjadi manusia yang berguna dalam kehidupannya kedepan.
”Saya berharap setelah bebas nanti para warga binaan dapat mengembangkan kemampuannya dan lebih produktif,” harap Sopian.
Hasil Panen Tomat Warga Binaan (Photo/ Int)[/caption]
Kalapas Narkotika Kelas II A Pematangsiantar, Sopian, mengatakan kegiatan ini sengaja membekali para warga binaan cara bercocok tanam. Mengingat wilayah Sumatera Utara khususnya Kabupaten Simalungun, pertanian merupakan komoditas utama dan menjadi salah satu andalan.
”Program Kemandirian ini sengaja kita berikan kepada warga binaan dengan tujuan memberikan bekal kepada warga binaan agar kelak setelah kembali kemasyarakat dapat memiliki pengetahuan tentang cara bercocok tanam yang baik,” kata Sopian.
Dengan membekali cara bercocok tanam, nantinya para warga binaan dapat mengembangkan kemampuannya khususnya dibidang pertanian agar bisa lebih produktif dan menjadi manusia yang berguna dalam kehidupannya kedepan.
”Saya berharap setelah bebas nanti para warga binaan dapat mengembangkan kemampuannya dan lebih produktif,” harap Sopian.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.